Panduan Penting: Alur Penanganan Jenazah Muslim WNI di Korea Selatan

Tidak ada seorang pun yang mengetahui di bumi mana ia akan mengakhiri perjalanan hidupnya.

Bagi para perantau di Korea Selatan, berada jauh dari keluarga dan tanah air menjadi ujian tersendiri, terlebih ketika takdir Allah menghadirkan perpisahan yang terakhir. Di saat duka datang, semoga tidak ada yang merasa sendirian.

Sebagai ikhtiar bersama untuk menjaga hak-hak saudara seiman hingga akhir perjalanan mereka, Rumaisa Korsel telah menyusun panduan sederhana mengenai alur penanganan jenazah Muslim WNI di Korea Selatan. Semoga informasi ini dapat membantu menghadirkan ketenangan di tengah situasi yang tidak mudah, serta memudahkan setiap langkah yang harus ditempuh.

📌 Tahapan Alur Penanganan Jenazah

Ketika ada saudara kita sesama Muslim yang meninggal dunia di Korea Selatan, berikut adalah langkah-langkah administratif dan syar’i yang harus dilakukan:

1. Prosedur di Rumah Sakit

Jika seseorang meninggal dunia, langkah awal diproses melalui institusi medis setempat:

  • Dokter Memastikan Kematian: Pihak medis atau dokter yang bertugas wajib memeriksa kondisi pasien untuk memastikan secara resmi waktu dan penyebab kematian.
  • Penerbitaan Surat Keterangan Kematian: Setelah dipastikan, pihak rumah sakit akan menerbitkan Surat Keterangan Kematian resmi yang nantinya digunakan untuk berbagai kebutuhan administrasi lanjutan.

2. Menghubungi Pihak Keluarga

Segera lakukan kontak dan beri kabar kepada pihak keluarga inti, baik yang berada di Korea Selatan maupun yang berada di tanah air (Indonesia), untuk mendiskusikan langkah pemakaman selanjutnya sesuai persetujuan keluarga.

3. Pemulasaran Jenazah secara Islami

Untuk pengurusan jenazah secara syariat Islam (memandikan, mengafani, hingga mensholatkan), kamu bisa langsung berkoordinasi dengan:

  • Masjid terdekat dari lokasi rumah sakit.
  • Organisasi atau komunitas Muslim terdekat yang memiliki tim atau fasilitas pengurusan jenazah.

4. Pelaporan ke KBRI

Pihak yang mengurus atau perwakilan keluarga wajib segera memberikan kabar dan melaporkan kejadian ini ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Seoul. KBRI akan membantu memberikan arahan, legalitas dokumen, serta membantu memproses dokumen konsuler yang diperlukan baik untuk pemakaman lokal maupun pemulangan jenazah.

5. Pengurusan Lokasi Akhir Pemakaman

Pada tahap ini, keputusan harus diambil berdasarkan kesepakatan keluarga besar, apakah jenazah akan dipulangkan atau dimakamkan di Korea:

  • Opsi A: Di Indonesia (Dipulangkan) Jenazah akan diurus proses transportasinya melalui jalur udara menggunakan kargo pesawat untuk dipulangkan ke kampung halaman di Indonesia.
  • Opsi B: Di Korea Selatan Jika diputuskan untuk dimakamkan di Korea, pihak keluarga/pengurus harus menghubungi Masjid Itaewon atau Korea Muslim Federation (KMF) setelah sebelumnya memberi kabar ke KBRI. Pengurus Masjid Itaewon nantinya akan menjelaskan secara rinci mengenai jadwal kapan pemakaman bisa dilaksanakan serta berapa rincian biaya yang dibutuhkan. Jenazah muslim di Korea biasanya akan dimakamkan di TPU – Jindallae Memorial Park.

Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberikan husnul khatimah kepada kita semua, melapangkan kubur saudara-saudara kita yang telah mendahului, dan menguatkan hati keluarga yang ditinggalkan. Aamiin.

Dukungan Program Dakwah Rumaisa

Rumaisa berkomitmen untuk terus menjadi “Rumah Kedua” yang mendukung mahasiswa dan keluarga Indonesia di Korea Selatan melalui berbagai kegiatan edukasi, sosial, dan keagamaan.

Mari Menjadi Bagian dari Kebaikan: Setiap kontribusi akan digunakan untuk dakwah di Korea.

Konfirmasi Donasi:

Donasi Kegiatan Dakwah (Korea):

Woori Bank (우리 은행): 1005504696299

Atas Nama: 루마이사 코르셀 (RUMAISA KORSEL)

Terhubung dengan Kami:

  • Instagram: @rumaisakorsel
  • Website: www.rumaisakorsel.org

Semoga setiap Won yang kamu infakkan menjadi pemberat amal kebaikan dan membawa keberkahan bagi kehidupan kita semua di dunia maupun di akhirat. Aamiin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *