Semangat Baru di Negeri Ginseng: Kilas Balik Kegiatan Rumaisa Desember 2025

SEOUL, KOREA SELATAN – Memasuki bulan pertama masa amanah kepengurusan baru, Rumaisa (Rumah Keluarga Indonesia) langsung tancap gas dengan serangkaian program yang hangat dan bermanfaat. Desember 2025 bukan sekadar penutup tahun, melainkan awal dari perjalanan panjang kami untuk merangkul mahasiswa dan keluarga Indonesia di Korea.

Berikut adalah catatan perjalanan kami selama satu bulan terakhir:

1. Investasi Ilmu: Kelas Bahasa Korea (Batch Des ’25 – Feb ’26)

Bahasa adalah kunci integrasi. Dimulai pada akhir Desember, kami resmi membuka kelas Bahasa Korea yang akan berlangsung hingga Februari mendatang. Kelas ini didesain khusus untuk membantu warga Indonesia lebih percaya diri dalam berinteraksi sehari-hari di Korea.

2. Kepedulian Tanpa Batas: Diaspora Indonesia-Bergerak Peduli Nusantara

(Kamis, 11 Desember 2025) Rumaisa berkolaborasi dalam gerakan kepedulian untuk tanah air. Melalui program ini, kami menunjukkan bahwa meski raga berada di Korea, hati dan dukungan kami tetap mengalir untuk saudara-saudara di Nusantara.

3. Kehangatan di Dapur Muslimah: Bon Appetit & Taste Trip

Bulan ini, Muslimah Taklim Rumaisa di berbagai kota mengadakan kegiatan cooking class yang menjadi ajang silaturahmi favorit:

  • Seoul (13 Des): Bon Appetit with Rumaisa menghadirkan keceriaan di meja makan.
  • Ansan (21 Des): Taste Trip “Korea to Nusantara” menjembatani rindu masakan rumah dengan sentuhan lokal Korea.
  • Daejeon (28 Des): Mengenal kekayaan kuliner Sulawesi melalui kelas membuat Jalangkote yang renyah dan autentik.

4. Menanam Benih Kebaikan: Rumaisa School

Pendidikan karakter anak adalah prioritas kami. Di bulan Desember, adik-adik di Rumaisa School belajar hal-hal fundamental:

  • 13 Desember: Belajar tata cara sholat dan mengenal kisah teladan Nabi Sulaiman AS.
  • 27 Desember: Menanamkan nilai Birrul Walidain (berbakti kepada orang tua) sebagai bekal akhlak mulia sejak dini.

5. Bekal Ibadah: Pelatihan Jenazah Muslimah di Daejeon

Menutup rangkaian kegiatan di bulan Desember, Muslimah Taklim Daejeon mengadakan pelatihan fardu kifayah (pengurusan jenazah). Kegiatan ini sangat krusial bagi komunitas muslim minoritas di luar negeri agar kita mandiri dalam menjalankan syariat di situasi darurat.

Pesan dari Pengurus: “Bulan Desember ini adalah langkah awal kami. Kami berharap kehadiran Rumaisa dapat menjadi ‘rumah kedua’ yang memberikan dukungan spiritual dan sosial bagi seluruh keluarga serta mahasiswa Indonesia di Korea Selatan.”